Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Kemenag Aceh Barat Sosialisasi Izin Operasional Pesantren Berbasis Online

Agama Rabu, 12 Februari 2020 - Oleh opt4

Meulaboh, InfoPublik - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat mensosialisasikan aplikasi izin operasional Pondok Pesantren berbasis online. Hal tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Rabu (12/2/2020).

“Kegiatan ini sangat penting, mengingat tahun 2020 ini, banyak pesantren di Aceh Barat yang akan berakhir izin operasionalnya,” ungkap Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren, Tarmidhi.

Tarmidhi menyebutkan, di tahun 2019 lalu, pihaknya mengusulkan delapan Pondok Pesantren di Aceh Barat untuk dikeluarkan izin operasional. Namun, yang berhasil mendapatkan izin operasional hanya tujuh Pondok Pesantren. 

“Di tahun 2019 masih menggunakan sistem manual, tahun ini sudah menggunakan sistem daring (online),” tambahnya.

Pengusulan izin operasional berbasis online, dilakukan melalui Sistem Informasi Perizinan Pondok Pesantren dengan beberapa langkah, yaitu proses registrasi, verifikasi dokumen, visitasi, rekomendasi Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, rekomendasi Kanwil Kemenag Provinsi, Penerbitan NSPP dan SK, terakhir penerbitan piagam.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar, mengapresiasikan kegiatan tersebut dan para operator Pesantren yang tetap konsisten dan eksistensi dalam mengembangkan pendidikan agama di masyarakat.

Khairul menjelaskan, operator merupakan ujung tombak dalam pengetikan, mengelolah, serta menyediakan data sebagai informasi lembaga pendidikan agama yang dikembangkan, agar lebih dikenal di masyarakat.

“Tanpa data, hari ini kita tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa dikenal oleh semua orang,” ucap Khairul saat membuka kegiatan Sosialisasi.

Khairul berpesan, pihak pondok pesantren untuk terus memperkenalkan lembaga, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan lembaga pesantren di masyarakat dunia.

“Gunakan Teknologi Informasi sebagai wadah pengembangan informasi lembaga, yang dapat diakses oleh masyarakat secara online,” harapnya.(kma/toeb)
 

 

 

Sumber : http://infopublik.id/

 

Last Update Generator: 25 Feb 2020 18:01:43