Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Lantik Pengurus Asosiasi IKM Aceh 2019-2024

Ekonomi Senin, 20 Januari 2020 - Oleh opt4

Banda Aceh - InfoPublik - Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Aceh Bukhari melantik dan mengukuhkan Pengurus Asosiasi IKM Aceh (ASIA) periode 2019-2024, di Gedung Taman Budaya Banda Aceh (20/1/2020).

Plt Gubernur Aceh dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Bukhari mengatakan, mudah-mudahan saudara-saudara sekalian dapat bekerja secara cepat, tepat dan maksimal untuk memajukan Industri Kecil dan Menengah yang ada di Aceh.

Hal ini sangat penting mengingat keberadaan industri kecil dan menengah di Aceh mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan perekonomian daerah, dan juga dalam rangka percepatan penyerapan tenaga kerja di daerah kita.

Kita menyadari bahwa gerak laju pembangunan Aceh sangat tergantung kepada kontribusi berbagai sektor yang bergerak secara simultan dan searah dengan kebijakan pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Dan kita bersyukur, bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh dalam rilis terbarunya, Rabu (15/1/2020), mencatat, capaian penting terkait dengan upaya pemerintah Aceh.

"Yakni, keberhasilannya menempati peringkat ke-7 secara nasional, sebagai daerah berkinerja baik dalam penurunan angka kemiskinan. Ini tentunya tidak terlepas dari upaya seluruh pihak, termasuk para pelaku Industri Kecil dan Menengah," jelasnya.

Pemerintah Aceh juga giat dalam melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan investasi di Aceh, antara lain dengan menggelar Bisnis Forum, mengundang investor potensial untuk berinvestasi di Aceh.

Meningkatkan layanan perizinan, membenahi berbagai infrastruktur penunjang dan terus melakukan akselerasi terhadap upaya pengembangan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri di Aceh.

Sektor pariwisata, mengingat kontribusi sektor ini yang cukup menjanjikan, ditambah lagi dengan jumlah kunjungan wisatawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Karena itu, Pemerintah Aceh mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pengembangan industri kecil dan menengah sebagai tulang punggung dalam rangka membangkitkan perekonomian rakyat," ujarnya.

Komitmen ini, tercermin dari visi dan misi Pemerintah Aceh melalui Program Unggulan Aceh Kreatif dan Aceh Kaya yang telah dijabarkan melalui berbagai program dan kegiatan prioritas pembangunan Aceh.

Dengan arah kebijakan pembangunan industri kecil dan menengah yang ditujukan untuk mendorong tumbuhnya industri sesuai dengan potensi sumber daya daerah dan memproteksi produk -produk yang dihasilkan serta membangun bisnis industri sebagai bagian dari upaya mencapai kemandirian perekonomian.

Saat ini, tantangan yang dihadapi oleh industri kecil dan menengah khususnya di Aceh sangatlah besar dan kompleks, seiring dengan dinamika perkembangan zaman akibat perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat yaitu era digitalisasi yang dikenal dengan era Revolusi Industri 4.0.

Berkenaan dengan hal itu, diharapkan sebagai pengurus baru Asosiasi IKM Aceh dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dan cepat untuk mengantisipasi perkembangan teknologi ini melalui program-program kerja yang inovatif, dalam rangka memajukan industri kecil dan menengah yang bernaung di dalam asosiasi ini.

Sehingga IKM tidak berjalan ditempat apalagi tergilas oleh perkembangan dan persaingan yang sangat kompetitif di era globalisasi ini.

Ia berharap agar Pengurus Baru Asosiasi IKM Aceh (ASIA) yang dilantik hari ini dapat membawa semangat baru untuk memajukan IKM di Aceh serta mampu menjawab tantangan-tantangan yang akan terus dihadapi di masa yang akan datang.

Kepada pelaku usaha, diharapkan agar senantiasa berpikir inovatif dan cepat merespon sekecil apapun perubahan yang terjadi berkaitan dengan pengembangan usaha Industri Kecil dan Menengah.

"Karena kita sangat rentan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi baik secara lokal maupun di tingkat global," sebutnya.(wn/jl/toeb).

 

 

 

Sumber : http://infopublik.id/

 

Last Update Generator: 25 Feb 2020 18:01:31