Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Dyah Idawati Buka Gebyar Pasar Tani Aceh

Pemerintahan Rabu, 10 Oktober 2018 - Oleh opt4

Banda Aceh - Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Dr. Ir. Dyah Idawati, MT
membuka acara Gebyar Pasar Tani Aceh di halaman komplek Dinas Pertanian Aceh, Selasa (9/10/2018).

Acara itu diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari 5 kelompok, kelompok sayur-sayuran, kelompok produk olahan,
kelompok makanan siap saji, kelompok produk makanan kering, kelompok produk kue basah.

Dalam sambutannya, Dyah mengatakan pangan merupakan kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat kita tidak mungkin hidup tanpa pangan, sehingga menjadi kewajiban pemerintah dalam rangka pemenuhan dari pada pangan ini.

Kebutuhan pangan, lanjutnya, harus tersedia hingga ke daerah-daerah terpencil agar masyarakat mudah mendapatkannya. Selain jumlah dan cadangannya juga harus cukup, bahan pangan juga harus bermutu, aman, bersih, dan halal serta berbasis pada potensi lokal. Dengan demikian kemungkinan terjadi rawan pangan dan gizi di daerah dapat diantisipasi sejak dini.

Ia menambahkan, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2017-2022, Pemerintah Aceh bertekad untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat terhadap bahan pangan. Perhatian itu tidak hanya untuk peningkatan produksi pertanian, tapi juga menyangkut kemudahan dalam mendistribusi dan penjualan agar lebih cepat dan menguntungkan petani dan konsumen.

"Gebyar pasar tani ini adalah wahana untuk memberi ruang kepada konsumen mendapatkan sayur, buah, beras, telur, dan lain-lainnya yang berkualitas langsung dari petani dengan harga relatif murah," sebutnya.

Program Aceh Troe, katanya, memiliki tujuan utama untuk mengurangi kawasan rawan pangan, mengembangkan kawasan lumbung pangan serta mewujudkan ketersediaan pangan sebagai langkah untuk mencapai Program Aceh Hebat 2022.

"Hari ini adalah hari pertama dimulainya Gebyar Pasar Tani Aceh untuk Kota Banda Aceh dan sekitarnya, jika semuanya lancar insya allah pasar tani direncanakan akan menjadi event rutin bulanan dilaksanakan pada minggu kedua dan keempat tiap bulannya sampai bulan Desember nanti," ungkapnya.

Dyah berharap, kegiatan itu dapat memotivasi para pelaku usaha pertanian di Aceh untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas usaha yang dikembangkannya.

"Kami sebagai Pengurus Tim Penggerak PKK Aceh, juga menghimbau para keluarga di Banda Aceh dan sekitarnya untuk memanfaatkan Pasar Tani ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan gizi keluarga melalui bahan makanan yang segar dan berkualitas agar keluarga kita lebih sehat dan lebih bahagia," ujarnya.

Pihaknya dukung kemandirian dan kesejahteraan petani, sehingga petani kita lebih sejahtera, dan masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas dengan harga terjangkau.

"Kami ingatkan lagi, kehadiran Pasar Tani ini sama sekali bukan untuk menyaingi pasar-pasar tradisional yang sudah ada di kota ini, tapi untuk memberi warna baru dalam berbelanja hasil pangan dari petani kita. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendorong semangat masyarakat Aceh untuk lebih mendukung program-program pertanian dan pangan di daerah ini," tuturnya.(jl,fl)

Sumber : diskominfo.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 26 Mar 2019 06:33:34