Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Aceh

Dalam Rangka Operasi Patuh Rencong 2018, Jajaran Polres Gelar Apel

Politik & Hukum Jumat, 27 April 2018 - Oleh opt4

REDELONG - Pasukan Polres Bener Meriah laksanakan apel dalam rangka Operasi patuh Rencong tahun 2018, di wilayah hukum Kabupaten Bener Meriah yang direncanakan sejak tanggal 26 April s.d 9 Mei 2018 mendatang.

Apel yang dilaksanakan pada Kamis, 26 April 2018, berlangsung di lapangan Mapolres setempat, dengan mengangkat tema meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dibidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Dalam apel tersebut diikuti kurang lebih sebanyak 200 personil gabungan antara TNI-POLRI. Selain itu juga ikut andil gabungan Satpol-PP dan Dishub Bener Meriah.

Adapun permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transport sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Selain itu, perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan handphone). Modernisasi ini perlu dikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program kapolri yang disebut promoter (profesional- modern -terpercaya).

"Sesuai amanat Undang-Undang NO. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, kita diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan keselamatan dan kelancaran serta ketertiban (kamseltibcarlantas) berlalu lintas. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Membangun budaya tertib berlalu lintas, Dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik," jelas Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli SH,S.Ik. M.Si.

"Keempat point di atas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dansolusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak," jelasnya.

Berdasarkan program decade of action for road safety 2011-2020 (DOA) atau dekade aks keselamatan jalan yang telah dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50 %, para penyelenggara sistem yang terpadu yang tertuang dalam rencana umum nasional keselamatan (RUNK) melalui 5 (lima) pilar.

Diantaranya adalah Manajemen keselamatan jalan. Jalan yang berkeselamatan. Kendaraan yang berkeselamatan. Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan penanganan korban pasca kecelakaan program nawacita Presiden RI adalah, Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa.

Dari salah satu nawacita presiden ri ini dijabarkan dengan 11 (sebelas) program prioritas Kapolri yaitu promoter (profesional,modern dan terpercaya) program ke-11 (sebelas) quick wins polri di dalam pelaksanaan tugas kepolisian di implementasikan dengan kehadiran anggota polri di tengah-tengah masyarakat dimana korlantas polri menjabarkan program ke-11 angka ke-6 (enam) yaitu polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan.

Hal itu dapat ditunjukan dari political will pengguna lalu lintas. kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah data jumlah kecelakaan lalu lintas operasi patuh 2017 sebanyak 2.203 kejadian mengalam penurunan 239 kejadian atau - (kurang) 13 % dibandingkan periode yang sama tahun 2016, sebanyak 2.542 kejadian.

Selanjutnya jumlah korban meninggal dunia operasi patuh tahun 2017 sebanyak 420 orang, mengalami peningkatan sebanyak 8 orang atau 2 % dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 412 orang jumlah korban luka berat operasi patuh tahun 2017 sebanyak 407 orang, mengalami penurunan sebanyak 217 orang atau - 44 % dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 724 orang.

Selain Kapolres Bener Meriah, tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, Wakapolres Bener Meriah Kompol Jufriadi, Kasat Pol-PP Bener Meriah, Mewakili Dansubdenpom IM/1-5, Wadanki Brimob Kompi 3 Yon- B Plopor Bener Meriah, Perwakilan dari Kejari Bener Meriah, Perwakilan dari Jasa Raharja Bener Meriah, serta Para Kapolsek Jajaran Polres Bener Meriah se-Kabupaten Bener Meriah.

Sumber : benermeriahkab.go.id

 

Last Update Generator: 21 Aug 2019 00:01:56