Peringati Hari Pahlawan, Pangdam IM Ziarah ke Makam Laksamana Keumalahayati

Umum Jumat, 10 November 2017 - Oleh opt4

Aceh Besar - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda (IM) Aceh, Mayor Jenderal Moch. Fachrudin, SSos, melaksanakan ziarah rombongan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di Makam Laksamana Keumalahayati Jum'at (10/11/2017) yang bertempat di Krueng Raya Lamreh Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Ziarah itu diikuti oleh TNI AU, TNI AD, TNI AL, Polri, Malik Mahmud Alhaytar selaku Wali Nanggroe, Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Malahayati Ahli Waris Laksamana Keumalahayati, dan sejumlah lainnya.

Acara itu sekaligus peringatan pengukuhan gelar Laksamana Keumalahayati sebagai Pahlawan Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden No 115/TK/Tahun 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 6 November 2017.

Gelar Pahlawan Nasional dianugerahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Laksamana Keumalahayati dan tiga tokoh lainnya pada Kamis, 9 november lalu. Plakat gelar pahlawan diterima di Istana Negara oleh Sultanah Putroe Safiatuddin Cahaya Nur'alam yang merupakan ahli waris yang kini menetap di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Laksamana Malahayati atau Keumalahayati merupakan seorang pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh dan merupakan laksamana wanita pertama di dunia. Ia merupakan Panglima (admiral) Armada Laut Kerajaan Aceh yang lahir pada 1550 dan meninggal pada 1615. Ia pernah memimpin pasukan para janda atau inong balee yang terdiri dari 2.000 pasukan pada abad ke-16 untuk melawan Portugis dan Belanda. Mereka mendirikan sebuah benteng di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar dan posisinya menghadap Selat Malaka. Di sanalah markas prajurit inong balee.

Pada 11 September 1599 Malahayati berhasil membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal Belanda. Atas keberaniannya itulah, Malahayati kemudian mendapat gelar Laksamana. Tidak hanya menjadi panglima angkatan laut, Keumalahayati juga merupakan Kepala Dinas Rahasia Kerajaan dan Protokol Istana pada masa kerajaan Aceh yang dipimpin oleh Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayatsyah (1588-1604).

Meskipun acara ziarah ini terlambat dimulai karena menunggu Mayjen Moch. Fachrudin, SSos yang juga sedang mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di Blang padang, kegiatan ini tetap berjalan khidmat sampai dengan selesai.(wan/FT/hy)

Sumber : diskominfo.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 23 Nov 2017 12:04:31