Irwandi-Nova Target Turunkan Kemiskinan 1 Persen perTahun

Umum Senin, 16 Oktober 2017 - Oleh opt4

Banda Aceh – Pemerintahan Irwandi Yususf-Nova Iriansyah bertekad untuk menekan angka kemiskinan sebesar 1 persen pertahun. Sebagaimana diketahui, saat ini Aceh menjadi daerah termiskin di Pulau Sumatera. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di Aceh mencapai 872 ribu atau sebesar 16,89 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan pada acara Konferensi Pers 100 Hari Kerja pasangan Irwandi-Nova, di Aula Serbaguna Setda Aceh, Jum’at (13/10) lalu.

“terkait angka kemiskinan ini memang menjadi tugas besar Pemerintah Aceh untuk 5 tahun mendatang. Target pesimistik, kita mampu turunkan angka kemiskinan Aceh sebesar 1 persen pertahun, tapi kita tentu berharap denagn berbagai kegiatan dan program yaang terus kita pacu, kita mampu mencapai lebih dari itu,” ungkap Nova.

Nova menambahkan, untuk mencapai target tersebut Pemerintah Aceh terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan program yang menjadi indikator kemiskinan.

“Kita terus mencari formulasi terbaik. Sebagaimana diketahui. Selama ini Bapak Gubernur sangat aktif mempromosikan peluang investasi di Aceh ke dunia internasional. Alhamdulillah, beberapa telah membuahkan hasil hasil, dengan penandatanganan komitmen kerjasama, sedangkan beberapa lainnya masih menunggu penjajakan lebih lanjut, tambah Nova.

Sebagaimana diketahui, usai dilantik, Irwandi langsung memulai kampanye investasinya ke berbagai negara, mulai dari Rusia hingga Turki. Peluang investasi di bidang energi dan pariwisata ditawarkan oleh pria yang akrab disapa Bang Wandi itu.

Terakhir, dalam lawatannya ke Turki, Irwandi berhasil menggaet tiga perusahaan untuk berinvestasi bidang energi di Aceh. ketiga perusahaan tersebut adalah Hitai Holding, Enesis dan Aksa Enerji Uretim.

Selain perusahaan asal Turki, Pemerintah Aceh juga telah menandatangani kerjasama dengan Prosperity Internastional Holding (H K ) Limited. Perusahaan asal Hongkong itu  akan berinvestasi sebesar 3 milyar Dolar AS untuk membangun pembangkit Listrik Hydro Power berapasitas 1.000 MegaWatt, di Tampur, Teunom dan Woyla.

Sebagaimana diketahui, permasalahan energi selalu menjadi kendala bagi para investor yang akan berinvestasi di Aceh. oleh karena itu, Pasangan Irwandi-Nova, selalu gencar menjaring investor sektor energi.

Pasangan yang dilantik pada 5 Juli lalu itu meyakini, ketersediaan energi akan menjadi modal yang sangat bagus untuk mengundang investor menanamkan modalnya di Aceh. “Semakin banyak investasi di Aceh, maka akan semakin banyak lapangan kerja tersedia, selain itu, peluang-peluang ekonomi lain juga akan bertumbuh. Dengan demikian, jumlah pengangguran dan angka kemiskinan akan mampu kita tekan,” ujar Nova.

Sementara itu, Azhari, selaku Kepala Bappeda Aceh mengungkapkan, Pemerintah Aceh awalnya menargetkan untuk menurunkan angka kemiskinan di kisaran 10 persen atau sama dengan rata-rata nasional. Namun banyak pihak menganggap target itu terlalu tinggi.

“Awalnya, kita berencana menurunkan kemiskinan Aceh di angka 10 persen atau sama dengan rata-rata nasional, namun banyak pihak menganggap terlalu ambisisus. Akhirnya kita sepakat di angka 1 persen pertahun,” imbuh Azhari.

Untuk mencapai target tersebut, Wagub berharap kepada seluruh pemangku kebijakan untuk bekerja sebaik-baiknya, sehingga tujuan Pemerintahan Irwandi-Nova untuk mewujudkan Aceh yang damai dan sejahtera melalui Pemerintahan yang bersih, adil dan melayani. “Insya Allah, dengan kerja keras bersama, maka misi Aceh Hebat bisa segera terwujud.” (Ngah)

Sumber : humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 23 Nov 2017 12:19:26