Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Aceh

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Gelar Hari Kujungan Perpustakaan

Pendidikan & Pelatihan Kamis, 12 Oktober 2017 - Oleh opt4

Banda Aceh - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh menggelar acara Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2017 dengan tema Melalui Gerakan Membaca Kita Wujudkan Aceh Carong dan Meuadab (pintar dan beradap) di Amel Convention Hall, Kamis (12/10/2017).

Dalam sambutannya Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Zulkifli SPd, M.Pd mengatakan sesuai dengan hasil penelitian oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) minat baca Negara Indonesia berada di rangking 60. "Rangking yang tidak membahagiakan dan belum membanggakan, sementara China nomor 59 apalagi Singapura dan negara Eropa. Ini merupakan sesuatu yang perlu kajian ulang," terangnya.

Menurut Zulkifli dari 1000 orang hanya satu orang yang sering membaca, ternyata masyarakat Indonesia termasuk Aceh lebih senang menonton televisi dan berkumpul daripada membaca. "Dari itu kami menjadikan hari ini untuk menumbuhkan kegemaran membaca dan memilih pustaka sebagai tempat yang menyenangkan dan membahagiakan sehingga semua orang menjadikan kebudayan dan kebudayaan membaca dalam kehidupan," jelasnya.

Sementara itu, minat baca masyarakat Aceh berada di rangking 15. Padahal sebelumnya ada di posisi 13. "Kami minta dukungan dari semua masyarakat Aceh dan Gubernur Aceh agar posisinya masuk ke 5 besar," pintanya.

"Bagaimana mendorong kembali agar tulisan tentang tokoh Aceh bisa kita angkat kembali agar anak cucu kita dapat menggali pemahaman sehingga terinspirasi kembali," tambahnya.

Lebih lanjut Zulkifli menyebutkan, untuk menumbuhkan minat baca kepada masyarakat, pihaknya tidak hanya menjadikan perpustakaan sebagai sumber ilmu bagi semua kalangan tapi juga menjadi tempat kunjungan yang diminati termasuk anak-anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Berbagai kegiatan terus dilakukan guna  memancing pengunjung hadir ke pustaka termasuk anak pendidikan usia dini.

"Hal tersebut dilakukan dalam rangka menumbuhkan Aceh Carong termasuk dengan cara membaca 1000 buku. Kita ingin perpustakaan menjadi citra bangsa menuju Aceh yang beradap," harapnya.

Dalam acara itu juga dilakukan penobatan Raja dan Ratu Baca Tahun 2017 dan penyerahan hadiah serta penghargaan kepada pemenang berbagai lomba tentang perpustakaan. (Ri/Wan)

Sumber : diskominfo.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 17 Oct 2017 18:01:57