Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Semangati Anak Penderita Kanker

Kesehatan Rabu, 23 Agustus 2017 - Oleh opt2

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Drh H Irwandi Yusuf, M Sc, menerima kunjungan anak-anak para penderita kanker yang selama ini didampingi oleh Children Cancer Care Community (C-Four Aceh) komunitas pendampingan anak kanker di bawah asuhan Ratna Eliza, di ruang kerja Gubernur, Rabu (23/8/2017).

“Assalamu’alaikum,” sapa Irwandi penuh semangat. Namun raut wajah orang nomor satu di Aceh itu langsung berubah, ketika melihat anak-anak para penderita kanker yang telah berkumpul di ruang kerjanya.

Tak ingin membuat suasana sendu, Gubernur langsung mendekati dan menyalami anak penderita kanker dengan senyum khasnya. Diusapnya satu-persatu wajah dan kepala bocah-bocah itu.

“Ini Sultan dan Salwani Pak, dari Celala Aceh Tengah. Mereka berdua ini yang Bapak rujuk ke Rumah Sakit Zainoel Abidin,” kata Ratna Eliza, saat Gubernur menghampiri Sultan, bocah penderita kanker mata, dan Salwani, penderita kanker di bagian kepala.

Menurut Ratna, selama ini kedua bocah tersebut kesulitan mendapatkan surat rujukan ke RSUZA. “Alhamdulillah, setelah Bapak Gubernur turun tangan, kedua bocah ini sudah berada di Banda Aceh dan akan segera mendapatkan penanganan medis,” ujar Ratna puas.

Gubernur lalu bertanya tentang kondisi dan sesekali melemparkan guyonan untuk membuat ana-anak penderita kanker itu terhibur dan tertawa atau sekedar membuat mereka sedikit menyunggingkan senyum.

“Harus tetap kuat dan jangan takut,” ujar Gubernur memberi semangat kepada Sultan, yang akan segera menjalani perawatan di RSUZA.

Mesin Jahit dan Biaya Pesantren Gratis

Dalam pertemuan tersebut, Irwandi juga memberikan kejutan langsung kepada Ernawati, gadis penderita kanker rongga mulut yang saat ini sudah duduk di kelas 2 SMK itu mendekati Gubernur dan mengutarakan keinginannya untuk memiliki sebuah mesin jahit.

“Padup saboh mesin jahit nyan (berapa harga satu unit mesin jahit?)” tanya Gubernur.

“Sekitar Rp2 juta Pak Gub,” kata salah seorang pengurus C-Four Aceh singkat.

Meski sempat menanyakan kepemilikan rekening, namun Gubernur langsung merogoh saku celananya dan langsuung memberikan uang sejumlah Rp2 juta kepada Erna.

“Tolong nanti didampingi dan langsung dibelikan, supaya Erna bisa segera menggunakan mesin jahitnya,” ujar Gubernur kepada relawan C-Four.

Tak hanya Erna yang mendapat kejutan, Hayatunnufus, gadis penderita leukemia atau kanker sel darah asal Idi Rayeuk, juga mendapat kejutan spontan dari Bang Wandi. Ratna sang pengasuh sempat mengungkapkan keinginan Hayatunnufus untuk masuk pesantren. Namun karena masih harus mengikuti penanganan yang terus menerus, maka Ratna menyarankan agar sang bocah didaftarkan ke pesantren terdekat.

“Ya sudah daftarkan saja ke pesantren dekat sini. Pesantren Inshafuddin. Saya akan tanggung semua biaya bulanannya,” ujar Bang Wandi spontan.

Dalam beberapa hari ke depan, C-Four juga akan mendampingi Hafrizani. Bocah piatu berusia 9 bulan itu mengalami kelainan jantung sejak lahir dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dr Cipto mangunkusumo, Jakarta.

Sementara itu, Ratna Eliza mengungkapkan, kunjungan kali ini merupakan kunjungan silaturrahmi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang telah diberikan oleh Gubernur kepada anak-anak penderita kanker yang selama ini diasuh oleh C-Four.

“Ini kunjungan silaturrahmi untuk mengucapkan terima kasih karena beberapa hari lalu bapak Gubernur langsung turun tangan dan memberikan rekom untuk rujukan bagi dua bocah penderita kanker asal Celala. Selama ini kedua bocah tersebut sulit sekali mendapatkan rujukan. Tapi setelah mendapat rekom Pak Irwandi, saat ini mereka sudah berada di C-Four,” ungkap Ratna.

Sumber : humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 22 Sep 2017 06:02:16