Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Aceh

Wakil Walikota Jamu Amin Rais di Pendopo

Umum Senin, 17 Juli 2017 - Oleh opt2

Banda Aceh – Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. H. Zainal Arifin, Sabtu (15/7/2017) menjamu mantan Ketum PP Muhammadiyah Prof. DR. H. Amin Rais dan rombongan di Pendopo Walikota Banda Aceh. Ikut mendampingi Zainal Arifin, Sekdakota Banda Aceh Ir. Bahagia Dipl. SE, Kadis Syari’at Islam Kota Mairul Hazami dan sejumlah Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh.

Amin Rais tiba di pendopo pukul 12.10 setelah memberikan ceramah kebangsaan dan keummatan pada Milad Pemuda Muhammadiyah di kampus Unmuha Batoh. Mendatangi pendopo, Amin didampingi salah satu anggota DPR-RI asal Aceh, Muslim Aiyub, Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh, Munawarsyah dan sejumlah pengurus Pemuda Muhammadiyah. Setiba di Pendopo, Amin Rais dan rombongan dijamu makan siang oleh Wakil Walikota.

Saat memberikan sambutannya, Wakil Walikota menyampaikan ucapan selamat datang dan menceritakan bahwa dirinya baru saja dilantik sebagai Wakil Walikota mendapingi Walikota Aminullah Usman, SE. Ak. MM, untuk periode 2017-2022.

Kepada Amin Rais, Keuchik Zainal sapaan akrab Wakil Walikota mengaku bangga diberi kesempatan oleh warga kota untuk memimpin Banda Aceh bersama Aminullah Usman.

“Saya mengucapkan terimakasih karena telah mendapat dukungan penuh hingga terpilih sebagai Wakil Walikota. Saya berjanji akan bekerja menjalankan pemerintahan yang baik dan tentunya akan selalu meminta bimbingan arahan dari keluarga besar Muhammadiyah,” ujar Zainal Arifin yang juga Ketua DPD PAN Banda Aceh.

Muslim Harus Punya Ambisi Politik

Sementara itu, Amin Rais dalam sambutan singkatnya meminta muslim di Banda Aceh harus memiliki ambisi politik. Ambisi yang dimaksudkan Amin Rais adalah muslim tidak anti terhadap politik karena dengan terjun ke dunia politik seorang muslim pastinya akan dapat menyerap aspirasi dan menghadirkan kebijakan yang juga berpihak kepada muslim.

“Kalau ada yang bilang muslim jangan punya ambisi politik jangan dengar, itu logika yang tidak lurus,” ujar Amin.

Menurut Amin, ketika seorang muslim menjadi seorang pemimpin maka kebijakan yang akan diambil adalah kebijakan yang akan berpihak kepada muslim.

Di akhir sambutannya, Amin meminta muslim di Aceh berani merogoh kocek lebih dalam untuk memperjuangkan Islam.

Sumber: humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 22 Aug 2017 06:19:09