CSR Bank Aceh, Gubernur Serahkan Bantuan Bus dan Mobil Damkar

Pemerintahan Rabu, 15 Maret 2017 - Oleh opt2

Banda Aceh – Bantuan bus dan mobil pemadam kebakaran adalah bagian dari komitmen Pemerintah Aceh memberikan pelayanan kepada rakyat melalui Bank Aceh Syari’ah, sebagai salah satu pilar pembangunan Aceh, yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility atau CSR Bank Aceh Syari’ah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, dalam sambutan singkatnya pada acara penyerahan bantuan bus dan kendaraan Pemadam Kebakaran dari PT. Bank Aceh Syari’ah kepada Unversitas Syaiahkuala, UIN Ar-Raniry, dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, yang di Halaman depan Pendapa Gubernur Aceh, Rabu (15/3/2017).

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung upaya penanggulangan bencana di wilayah Bireuen dan untuk mendukung aktivitas pendidikan di kampus Unsyiah dan UIN Ar-Raniry,” ujar pria yang akrab disapa Doto Zaini itu.

Doto Zaini mengungkapkan, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Aceh yang berlangsung pertengahan tahun lalu, salah satu poin yang dibahas adalah peningkatan dukungan dan partisipasi PT. Bank Aceh Syari’ah melalui program CSR bagi rakyat Aceh.

“Alhamdulillah, dari hasil evaluasi itu terlihat bahwa program CSR PT Bank Aceh Syari’ah sudah cukup membanggakan,” sambung Gubernur.

Gubernur juga menjabarkan beberapa program CSR yang telah dilaksanakan oleh Bank Aceh Syari’ah, antara lain, bantuan dan dukungan dalam mengatasi dampak sosial akibat bencana alam, terutama pada masa panik yang dilakukan melalui seluruh kantor cabang Bank Aceh Syariah di seluruh kabupaten/kota.

Selanjutnya, Bank Aceh Syari’ah juga memberikan bantuan dan dukungan dalam pelaksanaan serta pengembangan kegiatan keagamaan, sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan olahraga serta kebudayaan yang diberikan kepada sejumlah lembaga di wilayah Aceh.

“Dalam skala besar tahun 2015, Bank Aceh Syariah telah pula menghibahkan 25 unit mobil ambulan kepada seluruh kabupaten/kota untuk membantu melayani masyarakat. Kemudian di tahun 2016, Bank Aceh Syari’ah juga menghibahkan 24 unit bus sekolah, 2 unit ambulance, dan 1 unit minibus kepada seluruh kabupaten/kota untuk membantu melayani masyarakat,” ungkap Doto Zaini.

Juni tahun lalu, sambung Gubernur, PT Bank Aceh Syari’ah kembali memberikan bantuan empat unit bus sekolah kepada empat lembaga pendidikan di Aceh, yaitu Universitas Teuku Umar, Universitas Malikussaleh, Universitas Samudera dan Dayah Ummul Ayman Samalanga.

“Menindaklanjuti beberapa permintaan, hari ini PT Bank Aceh Syari’ah kembali menyerahkan bantuan satu unit mobil damkar kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dan dua unit bus sekolah untuk diberikan kepada Unsyiah dan UIN Ar-Raniry guna membantu kegiatan kependidikan di kampus ini,” lanjut Doto Zaini.

Konversi ke Sistem Syari’ah Berimbas Positif pada Kinerja Bank Aceh

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menjelaskan, bahwa semenjak perubahan sistem manajemen konvensional ke perbankan syariah pada Agustus tahun lalu, kinerja PT Bank Aceh Syari’ah semakin menjanjikan.

Saat ini, PT Bank Aceh Syari’ah setidaknya telah mencatat sejarah baru dalam sistem perbankan Indonesia sebagai bank umum pertama yang mengubah sistem kerjanya secara menyeluruh menjadi bank syari’ah.

Tak heran jika beberapa lembaga perbankan lain mulai belajar dari proses konversi yang telah dibuktikan lembaga perbankan ini. Untuk itu saya meminta seluruh rakyat Aceh agar menjadikan Bank kita ini sebagai kendaraan utama kita dalam membangun ekonomi syariah di Aceh.

“Kita percaya bank kebanggaan rakyat Aceh ini mampu berdiri kokoh sebagai simbol bagi kemajuan sistem perbankan syariah di Indonesia. Dengan dukungan seluruh rakyat Aceh, Insya Allah PT Bank Aceh Syari’ah akan dapat meningkatkan kiprahnya dalam mendukung penguatan ekonomi syari’ah di daerah kita,” tambah Doto Zaini.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kepada jajaran Direksi PT Bank Aceh Syari’ah, saya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan,” pungkas Gubernur Aceh.

Busra Abdullah:  CSR Bank Aceh 5 Persen dari Keuntungan

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Aceh Syari’ah, Busra Abdullah, dalam sambutannya menjelaskan, bahwa dana CSR bank kebanggaan rakyat Aceh ini adalah sebesar 5 persen dari laba perusahaan.

“Mari bersama kita berdo’a agar laba Bank Aceh Syari’ah setiap tahunnya semakin meningkat, sehingga akan semakin besar pula dan CSR yang bisa kita salurka kepada masyarakat Aceh,” kata Busra.

Sedangkan Prof Farid Wajdi, dalam sambutannya mewakii para penerima bantuan, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Aceh selaku Pemegang Saham Pengendali dan kepada Busra Abdullah selaku Dirut PT Bank Aceh Syari’ah atas perhatiannya selama ini kepada masyarakat dan lembaga pendidikan.

“Terima kasih kepada Doto Zaini dan Pak Busra yang selalu memberikan perhatian masyarakat dan dunia pendidikan Aceh selama ini melalui program CSR-nya. Ini merupakan bantuan kesekian kali yang kami terima. Bantuan ini tentu akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Prof Farid. 

Sumber : humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 24 May 2017 18:03:24