Plt Gubernur Aceh: Hentikan Perbuatan Yang Mengganggu Pilkada Damai

Kategori : Politik & Hukum Selasa, 27 Desember 2016 - Oleh opt1

Banda Aceh – Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Seodarmo menyampaikan bahwa sejak dimulainya pelaksanaan kampanye Pilkada di Aceh semua pihak sudah sepakat untuk bersama-sama menjaga pelaksanaan pilkada dengan damai dan berintegritas.

“Tapi ini  sudah mulai ada kelompok-kelompok yang merupakan pendukung dari salah satu pasangan calon melakukan perusakan- perusakan terhadap alat peraga kampanye dari pasangan yang lain,” kata Soedarmo dalam sambutanya pada acara peringatan 12 tahun Tsunami Aceh di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue, Senin (26/12).

Akhir-akhir ini kata Soedarmo, sudah muncul  persoalan – persoalan terkait pelaksanaan pilkada. Hal tersebut menurutnya sangat disayangkan mengingat semua pasangan calon sudah berkomitmen untuk melaksanakan pilkada damai dan berintegritas pada saat deklarasi Pilkada damai beberapa waktu lalu.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan agar hal-hal seperti itu agar segera dihentikan dan jangan dilakukan lagi,” kata Soedarmo.

Soedarmo juga meminta kepada Kapolda Aceh untuk  segera menindak lanjuti dan menangkap para dan pelaku yang melakukan perusakan terhadap alat peraga kampanye.

“Kami Forkopimda sepakat untuk mengingatkan pasangan calon untuk tidak melakukan hal hal negatif yang dapat merusak kedamain pilkada,” ujar Soedarmo.

“Mari kita jaga kedamaian untuk rakyat aceh, jangan  sampai kedamain ini dirusak oleh oknum okum tidak bertangungjawab,” ujarnya lagi.

Soedarmo juga menyampaikan kepada masing masing pasangan calon kepala daerah untuk mengendalikan seluruh jajarannya mulai dari timses dan pendukung agar tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak kedamaian dalam pilkada.

“Mari kita berkompetisi dengan baik, sportif, tidak  perlu merusak alat peraga kampanye pasangan calon. Kita semua harus komit untuk menjaga situasi yang aman, damai dan tenteram dalam pelaksanaan pilkada,” ujar Soedarmo.

Sumber : humas.acehprov.go.id