Illiza Luncurkan DILo Banda Aceh

IPTEK & Sains Rabu, 05 Oktober 2016 - Oleh opt2

Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE bersama Direktur Digital dan Strategic Portofolio TELKOM, Indra Utoyo dan Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI, Hari S Sungkari meluncurkan Digital Innovation Lounge (DILo) Banda Aceh, Selasa (4/10/2016) di gedung IT Learning Center (Gedung Garuda Lama), jalan Syech Muda Wali, Banda Aceh. Peluncuran DILo ini disaksikan juga Wakil Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin, Sekdakota Banda Aceh, Ir. Bahagia Dipl SE, Ketua DPRK Arif Fadillah, Direktur Politeknik Aceh Zainal hanafi serta sejumlah anak muda Banda Aceh dari komunitas IT, seperti Relawan TIK Aceh, Komunitas Developer Aceh (KODE), MIT Aceh, Jaringan Informasi Rakyat (Jariyat), siswa-siswi SMK 5 dan para mahasiswa Politeknik Aceh.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan dalam upaya perwujudan Kota Madani, pemanfaatan dan penerapan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Teknologi memungkinkan sebuah kota untuk melayani masyarakatnya secara cerdas. Pelayanan yang tidak terhalang oleh keterbatasan waktu, jarak, biaya, maupun keakuratan pelayanan.

“Namun demikian, konsep cerdas ini membutuhkan komitmen dari dua arah. Pemanfaatan dan penggunaan teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak seharusnya terbatas pada kebijakan pemerintah saja, namun juga dibutuhkan peran serta dan kontribusi dari berbagai pihak lainnya seperti pihak swasta/kelompok bisnis, akademisi serta komunitas,” ujar Illiza.

Karenanya, lanjut Illiza, pembentukan DILo ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan.

“Ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan Kota Banda Aceh yang cerdas,” tambah Illiza.

Illiza menyadari, bahwa masyarakat Kota Banda Aceh sangat aktif dan peka terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hal ini terbukti dengan tercatatnya Banda Aceh sebagai kota dengan penggunaan internet tertinggi di Indonesia. Komunitas IT di Kota Banda Aceh juga aktif di dalam mendukung kegiatan pembangunan berbasis IT.

“Hal ini yang kemudian mendorong kami untuk bekerjasama dengan TELKOM dan stakeholder lainnya untuk menyediakan wadah khusus bagi pengembangan inovasi berbasis digital,” ungkap Illiza.

Illiza berharap, dengan adanya fasilitas Digital Innovation Lounge (DILo) ini, maka setiap pelaku IT dan seluruh komunitas IT di Banda Aceh akan memiliki wadah untuk mengembangkan inovasi kreatif digital. Mereka juga dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dibidang industri kreatif digital, sehingga aktivitas kewirausahaan  digital kreatif dapat pula meningkat di Banda Aceh.

“Harapan lain, agar identitas kota Banda Aceh dengan berbagai nilai-nilai yang kita junjung tinggi dapat terpromosikan dan menjadi khas pengembangan inovasi berbasis digital oleh inovator Banda Aceh,” harap Illiza.

 

DILo Dengan Fasilitas Terlengkap di Indonesia

Executif General Manager Divisi Digital Service TELKOM, Arief Musta’in yang juga hadir saat peluncuran menjadi salah-satu yang sangat bahagia atas diluncurkannya DILo Banda Aceh. Katanya. DILo yang menjadi wadah para Digitalpreneur di Banda Aceh merupakan DILo yang memiliki fasilitas terlengkap di Indonesia.

“Hanya ada 16 DILo di Indonesia, di Sumatera hanya ada dua, Medan dan Banda Aceh. Tapi yang memiliki fasilitas lengkap DILo-nya Banda Aceh karena berkat dukungan penuh Ibu Illiza,” ungkap Arief Musta’in.

Kata Arief, setelah dilakukan launching, pada malam harinya akan digelar seminar dengan menghadirkan pemateri para digitalpreneur-digitalpreneur yang telah sukses dan telah memiliki banyak pengalaman di dunia IT.

“nanti mereka akan membagi pengalaman dan kiat-kiat sukses bagi peserta seminar,”  tambah Arief.

Sementara itu, Deputi Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Hari S Sungkari mengungkapkan tujuan dibentuknya DILo adalah untuk membangun dan melahirkan para pengusaha-pengusaha di bidang ekonomi kreatif dengan memanfaatkan IT.

“Kita harap nanti akan lahir banyak startup-startup dari anak muda Banda Aceh dan tentunya dari Gedung DILo yang fasilitasnya sangat lengkap ini,” harap Hari S Sungkari.

 

Indra Utoyo: Semangat Illiza Sangat Tinggi

Direktur Digital dan Strategic Portofolio TELKOM, Indra Utoyo menilai lahirnya DILo di Banda Aceh tidak terlpeas dari semnagt tinggi Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal.

“Saya sering jumpa sama Ibu Illiza, terakhir jumpa di acara Konfrensi Asia Afrika di Bandung. Selalu beliau bicara soal DILo ini, saya sangat mengapresiasi semangat beliau mewujudkan DILo ini di Banda Aceh,” ujar Indra Utoyo.

Indra juga berharap, kehadiran DILo di Banda Aceh dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para digitalpreneur di Banda Aceh untuk melahirkan karya-karya terbaik.

Sumber : humas.acehprov.go.id

 

Last Update Generator: 23 May 2017 18:02:21