Beranda > Berita > Umum > Khawatir Longsor 25 KK Mengungsi, Bupati Ingatkan warga untuk waspada
Khawatir Longsor 25 KK Mengungsi, Bupati Ingatkan warga untuk waspada
Senin, 16 Nopember 2009 11:46:19 WIB

Takengon - Sebanyak 25 KK yang terdiri atas 93 jiwa warga kampung Arul Gading Kecamatan Celala, hingga kini senin, (16/11) masih dalam situasi siaga longsor dengan tetap menghuni tenda pengungsian terutama pada malam hari. Camat Celala, Subhan S.sos, sabtu, menjelaskan, 25 KK warga yang diungsikan merupakan penduduk Arul Gading Celala, mereka diungsikan kelokasi yang lebih aman, namun masih dalam Kampong Arul Gading. "Meski masyarakat dilanda kekhawatiran terhadap ancaman bencana tanah longsor, namun aktivitas warga sehari-hari tetap berjalan biasa kecuali pada malam hari warga tetap tidur di tenda karena khawatir bukit disepanjang Jalan Arul Gading  benar benar runtuh atau longsor," ujarnya.

Pengungsian 25 KK (93 jiwa) warga Kampung Gading terpaksa dilakukan sejak jumat lalu, karena khawatir mereka menjadi korban bencana tanah longsor dari puncak dan lereng bukit Arul Gading yang selama ini menjadi perkebunan masyarakat .

Kepala Puskesmas Celala, Dr Yunarsih yang ikut membantu proses evakuasi warga, menyatakan  dampak curah hujan yang cukup tinggi sejak rabu (11/11) perbukitan di daerah Arul Gading  sudah mengalami retak di bagian atasnya. "Karena di atas bukit sudah retak, maka kami,  tidak mau mengambil resiko berat, karena itu, unsure Muspika kecamatan Celala,  warga langsung kami ungsikan, apalagi keadaan cuaca masih belum normal dan cenderung hujan, " ujarnya. “Dengan mengungsikan warga di sekitar bukit Arul Gading, berarti bila bukit itu longsor warga akan terhindar dari bencana yang menimbulkan korban jiwa, papar Kapolsek Cella Aipda Dasril .

Yunarsih menambahkan  dari 25 KK (93 jiwa), terdapat 5 orang diantaranya berisiko tinggi, 3 orang ibu hamil dan 15 orang balita, selama dipenampungan sementara, pihaknya juga telah membantu memberikan obat-obatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang umunya  mengalami gangguan inspeksi saluran pernapasan tanda Yunarsih.

Wakil Bupati Aceh Tengah, yang meninjau langsung kondisi warga dan lokasi retakan tanah perbukitan yang dikhatirkan akan longsor dan tergerus menutupi rumah warga apabila curah hujan terus tinggi, menyatakan pihaknya  bersama dinas terkait sudah mencarikan solusi dengan memasukkan mereka dalam daftar warga yang akan segera direlokasi ke tempat yang lebih aman di kawasan Kecamatan Celala .

"Mereka seluruhnya sudah didata, bahkan datanya sudah diserahkan kepada Pemkab Aceh Tengah  untuk diprioritaskan masuk dalam daftar warga yang akan direlokasi ke tempat yang akan dibangun Pemkab Aceh Tengah, yang penting warga bisa bersabar karena ini butuh proses  " ujar Djauhar .

Menurut dia, di lokasi lereng perbukitan Arul Gading  yang dihuni warga memang sudah tidak nyaman dan terlalu berbahaya bagi keselamatan warga yang bermukim di sana. Karena itu demi keselamatan warga kami akan berusaha mengambil langkah penting menyelamatkan warga yang sedang terancam bencana itu, ujarnya.

Pada kunjungan ke Kampung Arul Gading Celala ini, Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs.H. Djauhar, berkesempatan menyerahakan bantuan sembako (beras, sarden,Saos,kecap , selimut dan Pakaian sekolah SD, kepada 25 KK yang kini mengungsi sementara. Peninjauan ke Kampung Arul Celala ini, sellain dihadiri Wakil Bupati Drs.H.Djauhar Ali, juga dihadiri Asisten Admnistrasi Ekonomi dan Pembangunan Sugeng ST, Kadis PU Aceh Tengah, Drs. Amir Hamzah,MM, Sekretaris Dinsosnakertran Aceh Tengah Drs.Edi Win, Kabag Humas Pemkab  Aceh Tengah Drs.Windi Darsa,MM dan Kabag kesra T Alaidinsyah ,MM. (Humas Pemkab Aceh Tengah)



Terakhir Diperbaharui Senin, 16 Nopember 2009 11:46:19 WIB