Takengon - Semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat kini semakin memudar dan terkikis di telah arus zaman, padahal negeri ini dibangun atas kerjasama, persatuan kebersamaan, senasib dan sepenanggungan.
Hal tersebut dikatakan Bupati Aceh Tengah Ir.H.Nasaruddin,MM di hadapakan warga masyarakat dari 18 kampung dalam Kecamatan Kute Panang, Rabu (18/11) saat bergotong royong membuat jalan tumbus sepanjang 300 meter seputar Kampung Lukup Sabun Kute Panang .
Bupati Nasaruddin, menilai, semangat gotong royong yang menjadi warisan leluhur bangsa Indonesia, seharusnya terus didayagunakan, dilestarikan dan dikembangkan agar menjadi potensi efektif dalam pembangunan.
Melihat antusias warga yang begitu kompak dan hadir dari 18 kampung untuk bergotong royong ini, mantan Asisten Pembanguan ini kagum dan merasa bangga ternyata masih ada warganya yang benar-benar memaknai gotong royong sebagai pilihan terbaik. Iinilah yang dibutuhkan daerah ini sebut Nasaruddin sembari menggunakan pepatah gayo “Alang Tulung Berat Berbantu” yang bararti berat akan terasa ringan apabila dipikul bersama-sama. Setidaknya fakta ini sudah membuktikan, dengan semangat gotong royong, bangsa Indonesia bisa terbebas dari belenggu penjajahan yang sudah bercokol 250 tahun lamanya sebut Nasaruddin lagi.
Bupati Nasaruddin meminta masyarakat untuk kembali menggiatkan semangat gotong royong dalam memajukan pembangunan, semangat gotong royong sangat dibutuhkan dalam mamajukan pembangunan di kampung. “Pembangunan akan berjalan dengan baik apabila ada partisipasi masyarakat”.sebut Nasaruddin. “Saya minta semangat gotong royong masyarakat kembali dilakukan dalam setiap program pembangunan di kampung masing-masing,” pinta Pak Nas Sebutan akrab Bupati Nasaruddin.
Melihat kondisi pembuatan jalan tembus Lukup sabun Ini, Nasaruddin sangat berterima kasih karena telah membantu pemerintah dearah membuka jalan, dan ini merupakan prioritas untuk mengangkut hasil produksi pertanian masyarakat.
Melalui Kadis PU Aceh Tengah, Drs. Amir Hamzah,MM Nasarudidn mengharapkan agar dapat memfasilitasi peningkatan jalan dengan kerikil dan pasir, sehingga jalan yang dibuka secara bergotong royong ini, pada waktu musim hujan akan dapat dilalui warga.
Sebelumnya Camat Kute Panang Ridwan Bantacut, SE melaporkan bahwa jalan tembus sepanjang 300 meter ini, diambil dari tanah warga masyarakat yang telah mendapat persetujuan dan diiklaskan oleh pemiliknya, semata-mata demi kepentingan umum. Sementara itu warga masyarakat dari 18 kampung yang ada di Kecamatan Kute Panang secara bergiliran sejak minggu (15/11) telah bergotong royong membuka jalan tembus tandas Ridwan
Kunjungan kerja Bupati Aceh Tenga Nasaruddin, di Kampung Lukup Sabun Kecamatan Kute Panang juga diikuti Kadis PU Aceh Tengah, Drs.Amir Hamzah,MM, Staf Ahli Bidang Pembangunan Drs. H.Ramli,MM, Sekretaris BPM Aceh Tengah, Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah Drs. Windi darsa, MM, Kabag Admnistrasi Pembangunan Ir.Syukri,MM dan sejumlah pejabat lainnya (Humas Pemkab Aceh Tengah).

