Beranda > Berita > Politik & Hukum > Aceh Dapat Perhatian Khusus
Aceh Dapat Perhatian Khusus
Kamis, 04 Februari 2010 14:18:25 WIB

Jakarta - Wakil Gu­bernur (Wagub) Aceh Mu­hammad Nazar menyatakan lega, karena berbagai usulan menyangkut kepentingan Aceh mendapat perhatian besar dalam rapat koordinasi (Rakor) Gubernur/Wagub se Indone­sia di Istana Cipanas.

 

"Kita sedikit, lega, karena Aceh tetap menjadi perhatian khusus dalam rakor tersebut," ujar Nazar kepada Serambi di Jakarta, Rabu (3/2) seusai penutupan rakor.

 

Rekomendasi Kelompok Kerja (Pokja VI) yang diikuti secara intensif oleh Wagub Aceh menyebutkan bahwa untuk memperkuat perda­maian di Aceh maka seluruh PP dan Perpres tentang Aceh harus segera diselesaikan dan ditetapkan, sekaligus hal itu akan dapat memaksimalkan pelaksanaan otonomi luas. Selanjutnya perlu percepatan pembangunan pasca konflik dan rehab rekon akibat tsu­nami harus mendapat per­hatian khusus APBN. Reko­mendasi lainnya adalah per­lunya segera dibentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi secara nasional, dan imple­mentasinya dimulai dari Aceh yang telah meletakkan pondasi perdamaian. Kemudian, Pe­merintah Pusat juga masih harus melanjutkan bantuan APBN untuk program reinteg­rasi damai sebagai pintu ma­suk bagi rekonsiliasi yang komprehensif nantinya.

 

Mengenai usulan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yud­hoyono dan Kepala Bappenas mengatakan pasti memasuk­kannya dalam APBN 2010, clan mendukung seluruh usu­lan Aceh," ujar Wagub Nazar mengutip pernyataan Pre­siden. “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan­nya pada penutupan Rakor mengatakan seluruh hasil Pokja akan di-Inpreskan. Hal itu dilakukan karena hasil-hasil yang telah dicapai rakor sangat bagus untuk pembangunan dan berasal dari referensi utama dan dapat ditindak­lanjuti dalarn APBN maupun APBD.

 

Ini adalah rakergub yg sangat details, serius clan semua menteri ikut dalam setiap pokja, sehingga hasil­hasilnya akan lebih opera­sioanl dan workable," kata Presiden SBY.

 

Selama dua hari dua ma­lam, para menteri dan guber­nur/wagub se Indonesia du­duk bersama membahas ber­bagai hal yang dibagi dalam enam kelompok kerja. Hasil­nya kemudian dipresentasikan kepada Presiden dan Wakil Presiden.

 

Wagub Nazar yang meng­hadiri secara penuh rakor tersebut menyatakan suasana pembahasan sangat kondusif clan terbuka. Seluruh peserta dipersilakan menyampaikan usulan clan pendapat. Rakor ini juga diamati secara sek­sama oleh dewan pertim­bangan presiden (Wantim­pres). "Demikian pula Kepala Unit Khusus Kepresidenan Kuntoro Mangkusubroto tam­pak serius lalu lalang meman­tau setiap pokja yang sedang melakukan pembahasan," se­but Wagub Nazar mengenai suasana persidangan. (serambi Indonesia)

Terakhir Diperbaharui Kamis, 04 Februari 2010 14:18:25 WIB